Perubahan..mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan hidup seorang Ana. Teriknya matahari tak menghalanginya untuk bertemu dengan teman lelakinya. Mereka bertemu di sebuah mall yang cukup dekat dengan rumah Ana. Ana segera bersiap-siap karna temannya sudah menunggu di mall tersebut. Jilbab putih dikenakannya untuk memadupadankan pakaiannya yang berwarna putih. Ini bukan kali pertama mereka saling bertemu. Pertemuan ini mungkin untuk kesekian kalinya bagi mereka.
Jam menunjukkan 13.30 dan Ana telah sampai di mall tersebut. Banyak orang-orang yang berlalu lalang di mall tersebut, dan Ana tak menemukan temannya. Akhirnya dia memutuskan untuk mengirim pesan singkat ke teman lelakinya untuk menanyakan keberadaannya.
Rio kamu di mana?
Tak lama kemudian Rio, lelaki yang akan bertemu dengan Ana menjawabnya..
Aku di lantai 3 Na...
Ana langsung mencari lift untuk bertemu dengan Rio yang berada di lantai 3.
Tak lama kemudian Ana menghampiri Rio yang sedang duduk di dekat tangga escalator.
"Rio maaf ya nunggu lama ya.."
"Enggak apa-apa kok..Sekarang mau kemana kita?"
"Di foodcourt aja gimana? kan ada mejanya?"
"Iya nggak papa.."
Mereka memilih berjalan dan menggunakan escalator sambil melihat orang-orang yang lalu lalang berbelanja..Setelah menaiki escalator dan sampailah mereka di lantai 4.
"Eh kok rame banget ya..gimana kalo kita di lantai 1 aja?"
"Oh iya gak papa kok Yo.."
Lalu mereka menuju tempat makan yang berada di lantai 1 dan mengambil tempat duduk di bagian sudut ruang karna tempat itulah yang tersisa dari keramaian orang-orang. Dengan memesan Spaghetti dan secangkir es krim Ana menemani Rio makan siang. Karna pada hari itu Ana sedang melakukan nadzarnya untuk berpuasa dan sengaja tak memberitahukannya kepada Rio.
"Kamu gak makan Na?"
"Enggak kok, aku masih kenyang..:) "
Dan obrolan-obrolan mereka lanjutkan. Hingga tak terasa 3 jam mereka berdua saling mengobrol dengan berbagai topik..
(bersambung)
Jam menunjukkan 13.30 dan Ana telah sampai di mall tersebut. Banyak orang-orang yang berlalu lalang di mall tersebut, dan Ana tak menemukan temannya. Akhirnya dia memutuskan untuk mengirim pesan singkat ke teman lelakinya untuk menanyakan keberadaannya.
Rio kamu di mana?
Tak lama kemudian Rio, lelaki yang akan bertemu dengan Ana menjawabnya..
Aku di lantai 3 Na...
Ana langsung mencari lift untuk bertemu dengan Rio yang berada di lantai 3.
Tak lama kemudian Ana menghampiri Rio yang sedang duduk di dekat tangga escalator.
"Rio maaf ya nunggu lama ya.."
"Enggak apa-apa kok..Sekarang mau kemana kita?"
"Di foodcourt aja gimana? kan ada mejanya?"
"Iya nggak papa.."
Mereka memilih berjalan dan menggunakan escalator sambil melihat orang-orang yang lalu lalang berbelanja..Setelah menaiki escalator dan sampailah mereka di lantai 4.
"Eh kok rame banget ya..gimana kalo kita di lantai 1 aja?"
"Oh iya gak papa kok Yo.."
Lalu mereka menuju tempat makan yang berada di lantai 1 dan mengambil tempat duduk di bagian sudut ruang karna tempat itulah yang tersisa dari keramaian orang-orang. Dengan memesan Spaghetti dan secangkir es krim Ana menemani Rio makan siang. Karna pada hari itu Ana sedang melakukan nadzarnya untuk berpuasa dan sengaja tak memberitahukannya kepada Rio.
"Kamu gak makan Na?"
"Enggak kok, aku masih kenyang..:) "
Dan obrolan-obrolan mereka lanjutkan. Hingga tak terasa 3 jam mereka berdua saling mengobrol dengan berbagai topik..
(bersambung)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar