Laman

Rabu, 09 Oktober 2013

Kritik Chalmers terhadap induksi dan deduksi

Kritik Chalmers terhadap induksi
Menurut Chalmers, pandangan induktivitas naif tentang ilmu  merupakan suatu usaha yang memformalisasi pandangan popular tentang ilmu. Disebut induktivis karena didasarkan pada penalaran induktif. Pandangan kaum induktivis adalah sangat keliru dan bahkan menyesatkan secara berbahaya karena menurut mereka ilmu bertolak dari observasi. Keterangan-keterangan observasi menjadi dasar untuk menarik hukum dan teori yang membentuk pengetahuan ilmiah. Penyimpulan induktif yang jelas valid karena memenuhi criteria yang telah di spesifikasi oleh prinsip induksi, dapat membawa ke satu keimpulan yang salah, sekali pun fakta menunjukkan bahwa semua premisnya benar. Dengan demikian, jelas induksi tidak dapat dibenarkan berdasarkan logika semata-mata.
Disamping berputar-putar dalam usaha untuk membenarkan prinsip induksi, prinsip induksi masih menderita banyak kekurangan dan kelemahan. Kelemahan-kelemahan tersebut berpangkal pada kekaburan dan kebimbangan dari tuntutan bahwa “sejumlah besar” observasi harus dilakukan pada “variasi keadaan yang luas”. Variasi kondisi yang luas dalam prinsip induksi telah menimbulkan persoalan-persoalan serius bagi kaum induktivis.
Makin besar jumlah observasi yang membentuk dasar suatu induksi, makin besar variasi kondisi di mana observasi dilakukan, maka makin besarlah pula probabilitas hasil generalisasi itu benar. Sekalipun, prinsip induksi dalam bentuk versi probabilitas dapat dibenarkan, ia tetap masih menimbulkan persoalan lanjuta yang harus dihadapi oleh kaum induktivis yang sangat berhati-hati. Persoalan itu berhubungan dengan kesulitan yang di jumpai bila mencoba menentukan secara persis bagaimana probabilitas suatu hukum atau teori dilihat dari segi pembuktian yang terperinci.
Hume telah menunjukkan bahwa induksi tidak dapat dibenarkan dengan mengajukan appeal kepada logika atau pengalaman lalu menyimpulkan bahwa ilmu tidak dapat dibenarkan secara rasional. Selain itu, salah satu yang melemahkan induktivitas bahwa semua pengetahuan non-logis mesti berasal dari pengalaman dan menentang masuk akalnya prinsip induksi atas dasar beberapa pertimbangan lain. Bagaimanapun, menganggap prinsip induksi sebagai suatu hal yang sudah jelas tidaklah diterima. Karena “jelas” itu relatif dan banyak tergantung pada tingkat pendidikan seseorang. Respon ketiga terhadap problema induksi melibatkan penolakan bahwa ilmu didasarkan pada induksi.
Kritik Chalmes terhadap deduksi

Prinsip deduktif bagi kalangan ilmuwan adalah hukum-hukum dan teori yang bersifat universal, maka dari situ dimungkinkan baginya menarik konsekuensi-konsekuensi yang bias digunakan untuk memberikan penjelasan-penjelasan dan ramalan-ramalan. Prinsip dari suatu deduksi apabila premise-premise suatu deduksi benar secara logis, maka kesimpulan mesti benar. Akan tetapi, logika dan deduksi saja tidak dapat mengukuhkan kebenaran mengenai keterangan fakta-fakta. Suatu argumen bisa merupakan deduksi logis yang sempurna, walau pun ada premise yang tidak sesuai dengan kenyataan sebenarnya. Oleh karenanya, deduksi logika saja tidak dapat berlaku sebagai sumber suatu keterangan yang benar tentang dunia. Deduksi berkaitan dengan penarikan keterangan-keterangan dari keterangan-keterangan lain yang sudah diketahui.

Tugas Anatomi

Nama    : Paramita Putri Sudono
NIM      : 15669
TUGAS ANATOMI

1.         Sebutkan organ-organ digesti mekanik pada tubuh manusia !
Rongga Mulut (RM) dan Ventrikulus

2.         Sebutkan organ-organ digesti kimiawi pada tubuh manusia !
Mulut, Lambung, usus halus, hati, pankreas

3.         Sebutkan macam-macam mekanisme digesti pada tubuh manusia !
o   Ingesti              : pemasukan makanan ke dalam tubuh melalui mulut.
o   Mastikasi          : proses mengunyah makanan oleh gigi.
o   Deglutisi           : proses menelan makanan di kerongkongan.
o   Digesti              : pengubahan makanan menjadi molekul yang lebih
sederhana dengan bantuan enzim, terdapat di lambung.
o   Absorpsi          : proses penyerapan, terjadi di usus halus.
o   Defekasi           : pengeluaran sisa makanan yang sudah tidak berguna
untuk tubuh melalui anus.

4.         Apakah ada organ digesti yang tidak mensekresi lendir? Sebutkan kalau ada !
Kolon        

5.         Saluran digesti mana yang tidak memiliki sel kelenjar digesti ? Sebutkan !
Esofagus

6.         Sebutkan macam-macam sel kelenjar digesti yang bekerja pada:
a)      Rongga Mulut   : kelenjar-kelenjar lendir (glandulae mucosae)
b)      Esofagus           : tidak ada
c)      Ventrikulus       :
Ø  sel-sel kelenjar mucosa menghasilkan mucin sebagai pelumas
Ø  sel-sel kelenjar digesti, menghasilkan pepsin, asam lambung dan enzim-enzim digesti yang lain, dan
Ø  sel-sel parietal yang menghasilkan glikoprotein yang berlaku sebagai faktor intrinsik untuk absorbsi vitamin B12
d)      Duodenum, Jejunum, Ileum, Kolon (Usus) :
-         kelenjar hati (glandula hepatica)
-         kelenjar pankreas (glandula pancreatica)
-         kelenjar-kelenjar usus (glandulae intestinales)

7.         Saluran digesti mana yang merangkap pula sebagai sistem ekskresi ?
Usus besar

8.         Sebutkan organ-organ digesti yang termasuk intra-peritoneal !
Ventriculus, Pylorus, Duodenum pars Superior, Jejunum, Ileum, Cecum, Appendix Vermiformis, Colon Transversum, Colon Sigmoideum, Hepar, Vesica Fellea, Pancreas (cauda-nya), dan Lien.
9.         Sebutkan organ-organ digesti yang termasuk retro-peritoneal !
Duodenum (selain pars superior), Ren Dexter dan Sinister, Glandula Suprarenalis Dexter dan Sinister, Pancreas (caput dan corpusnya), Colon Ascendens, Colon Descendens
Sebutkan sel-sel pada organ digesti yang mensekresi hormon, nama hormonnya, serta fungsinya !
Pankreas = kelenjar endokrin => hormon insulin, fungsinya untuk menjaga kadar gula dalam tubuh tetap normal
Duodenum = kolesistokinin (cholecystokinin) yang berfungsi memacu sekresi enzim-enzim kelenjar digesti dari sel-sel eksokrin pancreas.

10.       Apa batas-batas foramen epiploicum Winslowi ?
Foramen epiploicum winslowi dibatasi oleh processus caudatus hepatis di sebelah cranial, oleh ligamentum hepatoduodenale di bagian ventral, oleh pars superior duodeni di bagian caudal, dan oleh peritoneum parietale yang menutupi vena cava inferior di sebelah dorsal.

11.       Apa guna dari foramen epiploicum Winslowi ?



12.       Dari bahan apakah bilus dibentuk ?
      Hasil ekskresi hepar                       
     
13.       Organ manakah yang berfungsi mensintesa bilus ? Apakah nama sel kelenjarnya ?
Hepar, sel-sel kelenjar eksokrin pancreas

14.       Di manakah muara saluran bilus pada sistem digesti ?
Yang melalui duktus pankreatikus minor bermuara pada papilla duodeni minor, sedang yang melalui duktus pankreatikus mayor pada papilla duodeni mayor.

15.       Apakah guna bilus pada proses digesti ?
Menghasilakan asam lemak bebas dan monogliserida (2-monogliserida), dan sebagian menjadi  gliserol bebas dan digliserid dicerna zat lemak dalam bentuk trigliserida

16.       Jelaskan perbedaan antara villus dengan microvillus pada intestinum tenue
Villus = sebagari saluran dalam peredaran darah dan peredaran limfa
Microvillus = untuk mengasorpsi makanan
                                                   
17.       Sebutkan fungsi hepar
  • Dapat mengatur jumlah karbohidrat yang ada didalam tubuh hati juga menjaga agar glukosa darah tetap terjaga alias tidak jauh dari 90 mg/dl
  • Dapat menyeimbangkan jumlah lemak dalam tubuh
  • Berfungsi Mengatur keseimbangan asam amino, asam lemak, trigliserida, dan kolesterol
  • Dan juga Mengatur sirkulasi hormon
  • Memproduksi empedu, mensekresi empedu, memproduksi protein plasma didalam tubuh manusia
  • Membersihkan zat zat berbahaya dan membersihkan antibodi residu (sisa)
  • Memakan antigen (dilakukan oleh sel-sel hepar) dan memakan (memfagosit) mifroorganisme
  • Menyimpan vitamin larut lemak (Vitamin A, D, E, K) dan vitamin B12 dan juga Menyimpan mineral didalam tubuh kita
  • Memproses emulsi lemak (emulsifikasi lemak)
  • Menghentikan kerja obat (inaktivasi obat).
18.       Sebutkan fungsi pancreas
Memproduksi hormon insulin agar kadar gula dalam tubuh dapat diatur

19.       Apa itu peritoneum ?
Peritoneum merupakan selaput jaringan membran serosa meliputi organ dalam dinding abdomen.

20.       Sebutkan macam-macam bentuk peritoneum, dan jelaskan fungsinya !
ü  Peritoneum parietale : membungkus seluruh dinding abdomen.

ü  Peritoneum viscerale : membungkus organ dalam tertentu.

sumber-sumber artikel

karena banyak sumbernya, di post sumbernya kapan-kapan ya..buat  yang tulisannya dimuat disini terima kasih sekali karena anda membantu saya menyelesaikan tugas ini...:D

Tugas Pkn 4

Nama : Paramita Putri S.                                                           NIM   : 15669
Tugas PKN 4

1.      Apa itu negara bangsa?
Negara bangsa adalah satu konsep atau bentuk negara yang semua masyarakat mendukung satu bangsa dan satu negara yang tegak di atas satu identitas negara yang sama yang di menifestasikan oleh pemikiran, nilai-nilai sosio-budaya, lambang-lambang dan senantiasa berpegang pada jiwa kemanusiaan dan kerohanian yang tinggi.

2.      Apa itu negara nasional?
Negara nasional adalah satu konsep negara yang terdiri dari beberapa ras, etnis serta budaya yang membentuk satu pemerintahan pusat

3.      Apa yang dimaksud integrasi dan disintegrasi nasional?
Integrasi nasional adalah usaha dan proses mempersatukan perbedaan-perbedaan yang ada pada suatu negara sehingga terciptanya keserasian dan keselarasan secara nasional.
Disintegrasi nasional adalah perpecahan suatu bangsa menjadi bagian-bagian yang terpisah-pisah sehingga tidak terciptanya keserasian dan keselarasan secara nasional.

4.      Apa yang dimaksud dengan identitas nasional?

Istilah identitas nasional secara terminologis adalah suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan antara bangsa yang satu dengan bangsa yang lain sesuai dengan keunikan, sifat, ciri-ciri serta karakter dari bangsa tersebut. Jadi Identitas Nasional adalah sebuah kesatuan yang terikat dengan wilayah dan selalu memiliki wilayah (tanah tumpah darah mereka sendiri), kesamaan sejarah, sistem hukum/perundang-undangan, hak dan kewajiban serta pembagian kerja berdasarkan profesi.

Tugas PKN 2

Nama    : Paramita Putri Sudono
NIM       : 15669
1.         Mengapa Negara harus ada?
Negara harus ada karena Negara berfungsi sebagai pertahanan dan keamanan, melaksanakan ketertiban, mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya,  serta  menegakkan keadilan
2.         Apakah Negara itu?
Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent.
3.         Bagaimana terjadinya Negara?
Ø  Terjadinya Negara Secara Primer (Primaires Wording)
Dimulai dari masyarakat hukum yang paling sederhana kemudian berkembang secara bertahap ke tingkat yang lebih maju. Dibawah ini adalah fase-fase pertumbuhan negara secara primer :
a.       Fase kelompok/suku ( Genootschaf ) à Awal kehidupan manusia dimulai dari keluarga, kemudian terus berkembang menjadi kelompok-kelompok masyarakat hukum tertentu/suku.
b.      Fase Kerajaan ( Rijk ) à Kepala suku yang semula berkuasa dimasyarakat hukumnya kemudian mengadakan ekspansi ( Perluasan Kekuasaan ) dengan menaklukan negara lain. Hal ini mengakibatkan berubahnya fungsi kepala suku dari primus interparest menjadi seorang raja.
c.       Fase Negara Nasional ( Staat ) à Pada fase ini kesadaran bernegara masyarakat telah muncul. Akan tetapi, raja yang memerintah menjalankan kekuasaannya secara absolute dengan sistem pemerintahan terpusat ditangan raja.
d.      Fase Demokrasi ( Democratishe Natie ) à Fase ini terbentuk atas dasar kesadaran akan adanya kedaulatan ditangan rakyat.
e.       Fase Diktator ( Dictatuur ) à Pada fase ini, pemerintahan yang dipilih oleh rakyat secara demokratis berubah menjadi pemerintahan yang diktator.
Ø  Terjadinya Negara Secara Sekunder
Terjadinya negara secara sekunder sangat erat kaitannya dengan fakta sejarah. Berdasarkan fakta sejarah ada 8 sebab terjadinya negara, yaitu:
a.       Pendudukan ( occupatie )
Hal ini terjadi ketika suatu wilayah yang tidak bertuan dan belum dikuasai kemudian diduduki dan dikuasai oleh kelompok tertentu.
b.      Peleburan ( Fusi )
Hal ini terjadi ketika negara-negara kecil mendiami suatu wilayah dan mengadakan perjanjian untuk saling melebur menjadi negara baru.
c.       Penyerahan ( Cessie )
Hal ini terjadi pada suatu wilayah yang diserahkan kepada negara lain berdasarkan wilayah tertentu.
d.      Penaikan ( Acessie )
Hal ini terjadi ketika suatu wilayah terbentuk akibat penaikan lumpur sungai atau timbul dari dasar laut ( Delta ).
e.       Pencaplokan ( Enexatie )
Hal ini terjadi ketika suatu negara berdiri dengan menguasai atau mencaplok wilayah yang dikuasai negara lain.
f.       Proklamasi ( Proclamation )
Hal ini terjadi ketika penduduk pribumi suatu wilayah yang diduduki negara lain melakukan perlawanan sehingga berhasil merebut kembali wilayahnya dan menyatakan kemerdekaannya.
g.      Pembentukan Baru ( Innovation )
Munculnya suatu negara baru yang diatas wilayah suatu negara yang pecah karena suatu hal dan kemudian lenyap.
h.      Pemisahan ( Sparatise )
Terjadinya negara baru karena memisahkan diri dari negara yang menguasainya.
4.         Apa unsur dan sifat Negara?
Ada 3 sifat Negara yaitu :
1.      Memaksa
Kekuasaan untuk menggunakan kekerasan secara sah atau legal ( memenjarakan atau menghukum mati)
2.      Monopoli
Kekuasaan untuk menguasai negara,dengan keseluruhan kekuasaan dipegang oleh satu pihak pemerintah atau rakyatnya.
3.      Menyeluruh
Semua peraturan perundang-undangan harus ditaati ole seluruh orang tanpa ada pengecualian.
Unsur-unsur Negara terbagi menjadi 2 bagian yaitu,
1.      Konstitutif
·         Penduduk à Seseorang yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu dalam jangka waktu tertentu yang ditetappkan oleh undang-undang.
·         Wilayah à Bagian dimana seluruh penduduk negara bertempat tinggal secara tetap.
·         Pemerintahan yang Berdaulat à Lembaga yang membuat dan melaksanakan aturan yang berlaku bagi seluruh masyarakat.
2.      Unsur Deklaratif
o   Pengakuan De Facto à pengakuan berdasarkan adanya unsur konstituif (penduduk,wialayah,pemerintahan yang berdaulat).
o   Pengakuan De Jure à pengakuan berdasarkan Hukum Internasional.